KALIMANTAN SELATAN — Akibat cedera tersebut, pemain berusia 36 tahun itu dipastikan absen di sisa turnamen. Henderson bahkan harus menjalani perawatan di rumah sakit Meksiko dan tidak ikut terbang bersama skuad ke markas tim di Kansas City.
Instruksi Khusus Tuchel Usai Insiden Henderson
Manajer Thomas Tuchel dikabarkan akan melarang anak asuhnya melompati papan reklame setelah pertandingan. Langkah ini diambil untuk mencegah cedera serupa terulang di masa depan.
“Jordan jatuh dan melukai pergelangan tangannya. Kondisinya sangat buruk. Cedera ini cukup serius dan sangat tidak pas dengan malam kemenangan yang kami raih,” ujar Tuchel kepada BBC One usai pertandingan.
Kronologi Cedera di Tengah Euforia Kemenangan
Henderson mendarat dengan posisi tangan yang salah saat berusaha melompati papan reklame di pinggir lapangan. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dengan tandu. Seorang anggota tim medis Inggris mendampinginya selama dirawat di rumah sakit Mexico City pada Minggu (15/4) malam.
Dampak Besar bagi Skuad The Three Lions
Kehilangan Henderson menjadi pukulan telak bagi Inggris. Pengalamannya di lini tengah sangat dibutuhkan Tuchel untuk menjaga keseimbangan tim. Operasi yang harus dijalani Henderson memaksanya menepi lebih lama dari perkiraan.
Kondisi ini memaksa Tuchel mencari alternatif pengganti di sisa turnamen. Bek Brentford itu sejatinya menjadi pemain kunci dalam skema permainan pelatih asal Jerman tersebut.
Peringatan Keras untuk Pemain Lain
Tuchel menegaskan akan memberikan pengarahan khusus kepada seluruh pemain. Mereka diminta lebih berhati-hati dalam melakukan selebrasi di lapangan. “Saya akan instruksikan mereka untuk tidak melompati papan reklame lagi. Risikonya terlalu besar,” tegas Tuchel.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa selebrasi berlebihan bisa berakibat fatal. Tim medis Inggris kini dalam siaga penuh untuk memantau kondisi pemain lain yang mungkin mengalami cedera serupa.