Jorge Martin Absen di MotoGP Australia Usai Patah Tulang, Kans Juara Terancam

Penulis: Vicky Prasetya  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:23:31 WIB
Jorge Martin dievakuasi dengan tandu setelah terjatuh di Tikungan 8 Sirkuit Phillip Island.

KALIMANTAN SELATAN — Jorge Martin dipastikan tidak turun di balapan utama MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island setelah mengalami patah tulang pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan pada sprint race. Absennya pembalap Aprilia itu membuat peluangnya mempertahankan persaingan gelar dunia kian menyempit.

Kecelakaan terjadi pada lap kedelapan di Tikungan 8 yang dikenal berkecepatan tinggi. Martin terlempar dari motornya hingga berguling di area gravel, lalu dievakuasi marshal menggunakan tandu menuju pusat medis sirkuit.

Pemeriksaan sinar-X di pusat medis mengonfirmasi adanya patah tulang. Aprilia Racing langsung mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi pembalap berusia 28 tahun tersebut.

Cedera Patah Tulang Radius dan Ulna Kanan

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kerusakan pada dua bagian tulang di lengan kanan Martin. Tim medis masih menunggu pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tingkat keparahan cederanya.

"Jorge Martin dibawa ke pusat medis sirkuit setelah mengalami kecelakaan. Hasil pemeriksaan sinar-X menunjukkan patah tulang radius kanan dan dugaan patah tulang ulna kanan di bagian ujung bawah," demikian pernyataan resmi Aprilia, seperti dikutip dari Crash.

"Martin akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan penilaian pasti mengenai kondisinya. Martin dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan besok," lanjut pernyataan tersebut.

Marc Marquez Berbalik Unggul 10 Poin

Sebelum sprint race digelar, Martin masih memimpin klasemen dengan keunggulan tipis dua poin atas Marc Marquez. Situasi berbalik total setelah Marquez memenangi sprint dan mengumpulkan poin maksimal.

Kemenangan itu membuat Marquez kini unggul 10 poin di puncak klasemen. Absennya Martin pada balapan utama membuka peluang bagi pembalap Spanyol tersebut untuk memperlebar jarak.

Marquez berpeluang besar mengamankan gelar MotoGP kedelapannya jika mampu menjaga konsistensi di sisa musim. Sementara itu, rekan setim Martin di Aprilia, Marco Bezzecchi, masih tertinggal 50 poin dan butuh hasil maksimal untuk menjaga asa.

Jadwal Padat Menanti, Masa Pemulihan Belum Pasti

Hingga kini belum ada kepastian berapa lama Martin harus menepi dari lintasan. Kondisinya akan terus dipantau sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari tim medis.

Kalender MotoGP bergerak cepat setelah Australia. Seri Malaysia digelar pekan berikutnya di Sirkuit Sepang, lalu Qatar menyusul tujuh hari setelahnya. Rentang waktu singkat itu membuat peluang Martin kembali lebih cepat cukup tipis.

Bagi Martin, cedera ini menambah deretan masalah fisik yang membayangi kariernya bersama Aprilia. Musim debutnya pada 2025 juga terganggu kondisi tubuh hingga ia hanya tampil dalam tujuh seri.

Memasuki fase penentuan musim 2026, tekanan bagi Martin makin berat. Kansnya dalam perebutan gelar dunia kini bergantung pada kecepatan pemulihan dan hasil yang diraih Marquez di seri-seri berikutnya.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top