Kebakaran Hutan Landa Cusco Peru, Machu Picchu Tetap Buka untuk Wisatawan

Penulis: Vicky Prasetya  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:08:31 WIB
Petugas gabungan memadamkan kebakaran hutan di kawasan Pegunungan Andes, Region Cusco, Peru.

KALIMANTAN SELATAN — Puluhan titik kebakaran hutan melanda wilayah Pegunungan Andes di Region Cusco, Peru selatan, dalam beberapa pekan terakhir dan menewaskan sedikitnya lima orang. Otoritas setempat mengerahkan petugas pemadam, personel militer, hingga pesawat khusus pembawa air untuk menahan api yang menyebar cepat. Machu Picchu dan situs wisata di Lembah Suci sejauh ini masih beroperasi normal.

Kebakaran di Region Cusco terjadi hampir setiap tahun ketika petani membersihkan lahan menjelang musim tanam berikutnya. Angin kencang lantas membuat api meluas di luar kendali.

Pedro Barraza, managing director South America di andBeyond, menjelaskan bahwa tahun ini kondisinya berbeda. Suhu yang lebih tinggi dari biasanya dan cuaca lebih kering di dataran tinggi Andes akibat El Nino mengubah waktu dan perilaku kebakaran musiman tersebut.

"Kebakaran di Region Cusco rutin terjadi saat petani membersihkan lahan untuk persiapan musim tanam berikutnya, dan angin kencang membuat api menyebar di luar kendali," ujar Barraza. Perubahan pola itu membuat api jauh lebih sulit dijinakkan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Lokasi Kebakaran dan Situs Wisata yang Terdampak

Pendiri Aracari, Marisol Mosquera, menyebut sejumlah kebakaran besar muncul di wilayah itu selama sebulan terakhir. Korban jiwa tercatat di area terpencil yang jauh dari jalur wisata.

Tidak ada wisatawan maupun situs wisata utama yang terdampak, termasuk Machu Picchu. Namun, pemandian air panas Cocalmayo di Santa Teresa untuk sementara ditutup karena penutupan jalan sebagai langkah pencegahan.

Menurut Mosquera, kobaran api di Lembah Suci terjadi di area pegunungan tinggi, jauh dari hotel dan atraksi wisata. Saat ini hanya tersisa satu titik api aktif di Lembah Suci, tepatnya di kawasan Calca, dan satu lagi di La Convencion yang jaraknya cukup jauh.

Kondisi Udara di Cusco

Kualitas udara di sejumlah bagian Cusco berada pada kategori "buruk" menurut AccuWeather. Kondisi ini berpotensi tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Jika mengalami gejala seperti sesak napas atau iritasi tenggorokan, disarankan mengurangi waktu di luar ruangan. Wisatawan yang termasuk kelompok sensitif dan sudah memiliki jadwal perjalanan sebaiknya berdiskusi dengan penyedia layanan wisata.

Apakah Perjalanan ke Peru Perlu Dibatalkan?

Akses ke kawasan wisata Cusco tidak dibatasi dan aktivitas pariwisata berjalan normal. Trekking serta kunjungan ke situs-situs utama masih memungkinkan dengan sejumlah kewaspadaan dasar.

"Tetap di jalur wisata tradisional Cusco, hindari menjelajah ke area dataran tinggi Lembah Suci, dan pantau terus pembaruan dari operator lokal Anda," saran Mosquera.

Pakar pariwisata lokal menilai tidak ada alasan mengubah rencana perjalanan hanya karena kebakaran yang terlokalisasi ini, selama kondisinya tidak berubah. Concierge hotel, spesialis perjalanan, dan operator tur dapat memberi informasi terbaru, sementara media lokal seperti El Comercio bisa jadi rujukan untuk memantau perkembangan di lapangan.

Dampak bagi Warga Lokal dan Cara Wisatawan Membantu

Komunitas di dataran tinggi yang berdekatan dengan titik api terkena dampak langsung. Upaya pemadaman sudah berlangsung berminggu-minggu, tetapi beberapa titik api masih terus menyebar.

"Otoritas lokal dan pemadam kebakaran sukarela aktif berupaya menahan api," kata Almario. Warga turut menggalang bantuan dengan menyumbang makanan dan kebutuhan pokok bagi relawan pemadam.

Organisasi seperti Peru Pendiente membuka donasi uang untuk upaya bantuan. Badan kehutanan dan satwa liar Peru, SERFOR, mengumpulkan barang kebutuhan seperti pakaian, produk kebersihan yang belum dibuka, dan makanan tahan lama di Lima serta Cusco.

Bagi wisatawan yang tetap melanjutkan perjalanan, mematuhi arahan operator lokal dan menghindari area dataran tinggi menjadi langkah paling masuk akal saat ini. Informasi terkini soal kondisi jalur dan penutupan akses dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat atau kedutaan Peru sebelum berangkat.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: cntraveler.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top