Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarmasin memprakirakan udara kabur masih mendominasi wilayah Kalimantan Selatan pada Minggu (11/10/2026) pagi. Fenomena ini terpantau di 10 kabupaten dan kota sekaligus, sementara suhu udara di provinsi ini diprakirakan menyentuh 23 hingga 38 derajat celsius. Awan tebal diprakirakan menyelimuti tiga kabupaten lain pada waktu yang sama.
BANJARMASIN — Udara kabur dilaporkan menyelimuti sebagian besar langit Kalimantan Selatan sepanjang pagi. Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Tabalong, Tapin, Barito Kuala, Banjar, Tanah Laut, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin.
Sementara itu, awan tebal diprakirakan terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu, dan Kotabaru. Kondisi ini membuat langit Kalsel terbelah dua: kabur di sisi utara dan timur, berawan tebal di sisi selatan dan tenggara.
Memasuki siang hari, BMKG memprakirakan seluruh wilayah Kalsel cerah berawan. Kondisi berubah pada malam hari ketika sebagian wilayah kembali berawan tebal.
Suhu udara diprakirakan bergerak di rentang 23 sampai 38 derajat celsius. Kelembaban relatif tercatat 34 hingga 91 persen.
Rentang suhu yang lebar ini menunjukkan perbedaan signifikan antara pagi dan siang. Warga di wilayah selatan seperti Tanah Laut dan Kotabaru perlu mewaspadai panas yang lebih menyengat pada siang hari.
Udara kabur umumnya mengurangi jarak pandang, terutama bagi pengendara di jalur lintas provinsi. Wilayah seperti Tabalong dan Balangan yang dilintasi jalan nasional berpotensi mengalami hambatan visibilitas pada pagi hari.
Warga yang hendak beraktivitas pagi disarankan memantau kondisi terkini sebelum berkendara. Pengguna masker tetap relevan bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.
BMKG memprakirakan kondisi ini bersifat sementara dan berubah seiring pergerakan awan pada siang hari. Pembaruan prakiraan cuaca dapat diakses melalui kanal resmi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarmasin.
Wilayah Kalsel memang kerap mengalami fluktuasi cuaca pada periode peralihan musim. Perbedaan kondisi antara kabupaten yang berdekatan dalam satu waktu menjadi hal yang biasa terjadi di provinsi ini.