KOTABARU — Rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan berakhir lewat malam puncak di Panggung Utama Kotabaru. Kegiatan mengusung tema "Tut Wuri Handayani" dengan semangat "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan".
Ketua Panitia Pelaksana H. Ahmad Fitriadi melaporkan sekitar 2.000 anggota Pramuka dari berbagai kabupaten/kota di Kalsel terlibat dalam seluruh rangkaian. Kegiatan meliputi pembinaan, perkemahan, dan perlombaan.
Kemah Bakti Pelajar 2026 digelar di Bumi Perkemahan Bina Bamega, Sungai Belingkar, Desa Sigam. Sekitar 420 Pramuka Penggalang mengikuti kegiatan tersebut.
Perkemahan Bakti Tingkat Cabang Saka Bakti Husada berlangsung di kawasan Pantai Gedambaan. Pesertanya sekitar 230 Pramuka Penegak.
Berbagai perlombaan digelar untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, dan kerja sama. Cabang yang dipertandingkan meliputi semaphore, memasak, P3K pembidaian, yel-yel, dan pionering.
Panitia juga menggelar lomba standar tenda, kreativitas, kerapian dan kebersihan, serta sejumlah perlombaan tingkat cabang. Pemenang diumumkan dan menerima hadiah pada malam puncak.
Malam puncak diisi penampilan Wayang Madihin khas Kalimantan Selatan. Acara berlanjut dengan pertunjukan Jaz, Three Zone feat. Rendy, serta kolaborasi Tari Kolosal dan Calung Tunas Nusantara.
Panitia juga memutar video kilas balik kegiatan dan menyampaikan laporan sebelum penutupan resmi. Acara diakhiri foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan.
Wakil Bupati Kotabaru sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kotabaru, Syairi Mukhlis, menyampaikan rasa syukur karena Kotabaru dipercaya menjadi tuan rumah peringatan tingkat provinsi.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul dan berkompetisi. Pramuka menjadi sarana pembentukan karakter, kemandirian, pengabdian, serta memperkuat persaudaraan generasi muda.
"Acara boleh berakhir, tetapi persaudaraan jangan berakhir. Kegiatan boleh selesai, tetapi pengabdian jangan berhenti," pesannya.
Syairi mengajak anggota Pramuka membawa pengalaman dan nilai yang diperoleh selama kegiatan untuk diterapkan di sekolah, pangkalan, maupun lingkungan masing-masing.
"Teruslah belajar, teruslah berkarya, teruslah mengabdi dan teruslah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi orang lain," lanjutnya.
Malam puncak dihadiri Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin, jajaran Forkopimda, dan kepala satuan kerja perangkat daerah. Turut hadir Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, Kwarcab dan Kwartir Ranting, pembina, pelatih, serta keluarga besar Gerakan Pramuka.
Dengan berakhirnya malam puncak, seluruh rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Kotabaru resmi ditutup. Semangat kepramukaan diharapkan tetap tumbuh melalui pendidikan karakter, persaudaraan, dan pengabdian kepada masyarakat.