Warga Kuin Cerucuk Banjarmasin Dapat Bantuan Air Bersih PAM Bandarmasih, Distribusi Dua Kali Sepekan

Penulis: Vicky Prasetya  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 05:17:31 WIB
Warga menerima bantuan air bersih dari mobil tangki PAM Bandarmasih di Kuin Cerucuk, Banjarmasin.

BANJARMASIN — Penyaluran bantuan dipantau langsung Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR bersama Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin, serta jajaran direksi dan komisaris PAM Bandarmasih. Warga menyambut kedatangan mobil tangki karena air ledeng di kawasan itu tidak mengalir optimal sejak beberapa bulan terakhir.

Selain debit yang mengecil, air yang keluar dalam sebulan terakhir terasa asin sehingga tidak layak dipakai untuk konsumsi. Kondisi itu memaksa warga mencari sumber air lain demi kebutuhan minum dan memasak sehari-hari.

Air Ledeng Berdebit Kecil dan Terasa Asin Sejak Sebulan Terakhir

Warga Kuin Cerucuk, Rahmadina, menyebut gangguan mulai dirasakan sekitar satu bulan lalu. Air kadang masih mengalir, tetapi tidak deras dan rasanya asin.

"Sebulan yang lalu air ledeng di sini tidak jalan. Bisa juga jalan, cuma tidak deras keluarnya dan airnya asin. Semoga airnya berjalan normal, tidak asin lagi, supaya tidak sulit untuk dikonsumsi," ujar Rahmadina.

Sebelum ada bantuan, Rahmadina membeli air dari luar dengan harga sekitar Rp5.000 per galon. Bantuan air bersih kini dipakai untuk minum dan memasak keluarganya.

"Alhamdulillah, ada bantuan ini bisa teratasi untuk sehari-hari. Air ini digunakan untuk diminum dan untuk masak-masak di dapur," katanya.

Warga Sebut Gangguan Sudah Tiga Bulan, Satu Keluarga Butuh 50 Liter per Hari

Warga lainnya, Acil Amun, mengatakan gangguan air bersih di wilayahnya telah berlangsung sekitar tiga bulan. Kondisi memburuk dalam satu bulan terakhir karena air yang mengalir terasa sangat asin.

"Sudah lama, sekitar tiga bulanan. Tapi yang parah ini sudah satu bulan lebih, airnya masin (asin) banget. Airnya tetap jalan, tapi asin dan tidak bisa diminum," tuturnya.

Menurut Amun, satu keluarga membutuhkan sekitar 50 liter air setiap hari untuk minum, memasak, serta mencuci bahan makanan. Bantuan air bersih dinilai cukup menutup kebutuhan tersebut.

"Alhamdulillah ada bantuan. Kami berterima kasih kepada semua petugas dan dinas-dinas yang membantu. Satu keluarga sekitar 50 liter setiap hari sudah cukup untuk mencuci sayur, ikan, beras, untuk minum dan masak-masak," jelasnya.

Pemkot Banjarmasin Siapkan Tandon dan Mobil Tangki Selama Air Baku Terbatas

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR menyatakan bantuan disalurkan karena Kuin Cerucuk belum terlayani distribusi air secara optimal akibat terbatasnya ketersediaan air baku.

"Memang ini adalah wilayah yang tidak sampai tersalurkan air. Sehingga kita mengantisipasinya dengan menyiapkan tandon dan mengantar menggunakan mobil tangki. Mungkin ada juga di beberapa daerah lain," jelasnya.

Yamin memastikan distribusi air bersih terus dilakukan selama kondisi air baku belum kembali normal. Pemerintah bersama PAM Bandarmasih berharap kemarau dan keterbatasan air baku segera berakhir agar pelayanan air bersih kepada masyarakat kembali normal.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: langkar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top