Singapura Tantang Malaysia di Jalak Harupat, Gavin Lee Pede dengan Gaya Sendiri

Penulis: Udin Syamsul  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:49:00 WIB
Pelatih Singapura Gavin Lee memimpin sesi latihan jelang laga melawan Malaysia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

KALIMANTAN SELATAN — Singapura bersiap menghadapi Malaysia pada laga penentuan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Pelatih Gavin Lee menegaskan The Lions tidak akan mengubah pendekatan meski laga ini menentukan siapa yang berhak melaju ke final.

Malaysia dan Singapura sama-sama tahu apa yang dipertaruhkan di Jalak Harupat. Laga Kamis malam itu bisa menentukan siapa yang menemani Indonesia ke partai puncak, atau justru membuka jalan bagi Singapura untuk menyalip.

Singapura datang bukan sebagai pelengkap. Tim asuhan Gavin Lee masih menyimpan peluang lolos ke final, dan mereka tahu kemenangan atas Malaysia akan membuat situasi Grup A berubah drastis.

Peluang Singapura ke Final Masih Terbuka Lebar

Malaysia dan Indonesia saat ini menempati dua posisi teratas klasemen Grup A dengan koleksi empat poin. Malaysia unggul selisih gol atas Skuad Garuda, sementara Singapura menempel di bawah keduanya.

Skema kelolosan Singapura cukup jelas: menang atas Malaysia, lalu berharap Indonesia gagal meraih poin penuh melawan Bangladesh. Jika itu terjadi, Ilhan Fandi dan kawan-kawan yang akan melaju ke final.

Artinya, laga di Bandung bukan sekadar pertarungan gengsi. Singapura punya alasan konkret untuk tampil habis-habisan.

Gavin Lee: Kami Fokus pada Diri Sendiri

Pelatih Gavin Lee tidak ingin anak asuhnya terpengaruh tekanan eksternal. Ia menegaskan Singapura tetap berpegang pada prinsip permainan mereka sendiri.

"Segalanya tetap sama. Kami fokus pada diri kami sendiri. Kami mengidentifikasi potensi ancaman terhadap Malaysia, mencoba menetralisirnya, dan menempatkan diri kami dalam posisi untuk sukses," kata Gavin Lee dikutip dari The Thao 247.

Lee juga menekankan bahwa identitas permainan Singapura tidak akan berubah hanya karena lawan yang dihadapi adalah Malaysia.

"Tidak peduli siapa lawannya, kami tidak akan mengubah mentalitas atau pendekatan kami. Kami selalu mendekati setiap pertandingan dengan tekad untuk bermain dengan baik dan menang," ujarnya.

Malaysia Bukan Lawan Mudah

Malaysia datang dengan modal empat poin dan selisih gol yang lebih baik dari Indonesia. Harimau Malaya jelas bukan lawan yang bisa diremehkan Singapura.

Namun, Singapura tampaknya sudah menyiapkan langkah untuk meredam kekuatan Malaysia. Gavin Lee menyebut timnya telah mengidentifikasi ancaman spesifik dan menyusun cara untuk menetralisirnya.

Yang menarik, Singapura tidak ingin terjebak dalam permainan reaktif. Mereka tetap ingin tampil menyerang dan mengejar kemenangan sejak menit awal.

Jadwal dan Situasi Grup A

Laga Malaysia vs Singapura digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Partai ini menjadi salah satu penentu utama peta kelolosan Grup A.

Bagi Malaysia, kemenangan akan mengunci tiket ke final. Bagi Singapura, tiga poin adalah harga mati untuk menjaga asa. Sementara Indonesia, yang juga mengoleksi empat poin, akan menunggu hasil laga ini sambil menyiapkan diri menghadapi Bangladesh.

Dengan posisi klasemen yang rapat, laga di Jalak Harupat berpotensi berjalan ketat. Singapura sudah menyatakan tidak akan mengubah gaya, dan Malaysia punya kepentingan besar untuk tidak kehilangan poin.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top