BANJARBARU — Kedatangan helikopter HR-3604 menambah kekuatan alutsista udara dalam operasi pencarian dan pertolongan yang berlangsung di perairan Laut Jawa. Sebelumnya, tim SAR gabungan mengandalkan helikopter sejenis dengan nomor ekor HR-3601 yang dioperasikan Penerbang Angkatan Laut (Penerbal).
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita, menyatakan penambahan armada itu untuk mempercepat proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8. Helikopter HR-3604 berasal dari Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan (Satud PP) Lanud Atang Sendjaja Bogor.
Operasi SAR KM Virgo Transport 8 masih berlangsung dengan fokus utama menemukan dan mengevakuasi jenazah korban. Hilman menyebut jumlah jenazah yang berhasil ditemukan akan menentukan seberapa besar dukungan helikopter tambahan bisa dimaksimalkan.
"Kita dapat penambahan satu alutsista lagi, yaitu heli Basarnas yang berada di Lanud Atang Sendjaja, Bogor. Hari ini (kemarin) sudah tiba tadi sore," kata Hilman saat diwawancarai.
Ia berharap helikopter HR-3604 dapat segera mengudara untuk menambah dukungan pengangkutan maupun evakuasi jenazah korban KM Virgo yang masih dicari tim SAR gabungan.
Dukungan helikopter tambahan dinilai penting untuk mempercepat proses evakuasi dari kapal-kapal yang terlibat dalam pencarian di laut. Hilman menegaskan operasi akan dimaksimalkan agar keluarga korban yang menunggu segera mendapat kepastian.
"Semoga besok (hari ini) menjadi kekuatan kita untuk menambah pengangkutan, evakuasi jenazah dari kapal-kapal yang ada (dalam) pencarian di laut," tambahnya.
Meski optimistis, Hilman mengingatkan hasil evakuasi tetap bergantung pada jumlah jenazah yang diperoleh tim SAR gabungan di lapangan. Ia menegaskan pihaknya akan bekerja maksimal untuk membantu keluarga korban menemukan anggota keluarganya masing-masing.
"Kita akan lebih maksimal lagi, tergantung dari jumlah jenazah yang diperoleh. Semoga bisa kita maksimalkan, sehingga keluarga yang menunggu segera dapat kita bantu untuk menemukan keluarganya masing-masing," tutupnya.