Satpolairud Polres Kotabaru Sisir Pesisir Laut Jawa, Antisipasi Korban KM Virgo Transport 8 Terbawa Arus

Penulis: Sofyan Basri  •  Kamis, 17 September 2026 | 15:17:01 WIB

KOTABARU — Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kotabaru mengerahkan personel untuk menyisir pesisir, baik lewat jalur laut maupun darat. Operasi ini menindaklanjuti arahan pusat agar bantuan operasi SAR diperkuat di wilayah yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa.

Kapal patroli dikerahkan di perairan dangkal, sementara tim lain berjalan menyusuri garis pantai. Titik-titik yang dinilai krusial menjadi prioritas penyisiran.

Mengapa Pesisir Kotabaru Jadi Area Krusial?

Letak geografis Kotabaru yang bersinggungan langsung dengan Laut Jawa membuat wilayah ini rawan menjadi tempat berakhirnya objek yang terbawa arus. Pergerakan angin dan arus laut beberapa hari terakhir dinilai dinamis.

Kondisi itu membuka kemungkinan korban atau material kapal terhanyut ke arah utara maupun ke pesisir Kalimantan Selatan. Satpolairud pun memperluas jangkauan penyisiran ke sejumlah titik di sepanjang pantai.

Kasat Polairud Polres Kotabaru, IPTU M. Ripani, menyatakan seluruh potensi di pos-pos jajaran dikerahkan untuk penyisiran pantai.

"Kami mengerahkan seluruh potensi yang ada di pos-pos jajaran untuk melakukan penyisiran pantai. Kami juga mengimbau masyarakat pesisir dan para nelayan yang sedang melaut agar ikut memantau. Jika melihat benda atau korban yang mencurigakan, segera laporkan ke kami agar bisa langsung dievakuasi," ujar IPTU M. Ripani.

Warga Pesisir dan Nelayan Diminta Ikut Memantau

Tim tidak hanya menyisir pantai secara fisik. Personel mendatangi perkampungan nelayan dan pos-pos pelayaran untuk mengajak warga terlibat dalam pemantauan.

Warga diminta segera melapor melalui saluran kepolisian atau posko terdekat jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun serpihan kapal. Laporan cepat dinilai menentukan agar evakuasi bisa dilakukan tanpa tertunda.

Perkuat Operasi SAR Gabungan Basarnas

Penyisiran Satpolairud memperkuat operasi SAR gabungan yang dikoordinasikan Basarnas bersama Korpolairud Baharkam Polri dan Ditpolairud Polda Jatim. KM Virgo Transport 8 membawa total 243 orang.

Sebagian besar penumpang telah dievakuasi dalam keadaan selamat. Tim masih berupaya melacak korban yang belum ditemukan di tengah kondisi gelombang yang menantang.

Patroli penyisiran pantai oleh Satpolairud Polres Kotabaru dipastikan berjalan intensif dalam beberapa hari ke depan. Operasi ini diarahkan pada hasil optimal bagi misi kemanusiaan pencarian korban KM Virgo Transport 8.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: habarkalimantan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top