Lima rumah kayu milik warga Desa Rantau Bujur, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, ludes dilalap api pada Kamis. Pemerintah Kabupaten HSU merespons cepat musibah itu dengan menyerahkan bantuan bahan pokok dan uang tali asih kepada para kepala keluarga yang terdampak.
AMUNTAI — Wakil Bupati HSU Hero Setiawan atau yang akrab disapa Iwan Alabio terjun langsung ke lokasi kebakaran di Desa Rantau Bujur untuk menyerahkan bantuan kepada warga yang rumahnya hangus terbakar. Bantuan berupa bahan pokok untuk kebutuhan satu bulan serta uang tali asih senilai Rp16 juta diberikan kepada setiap kepala keluarga yang menjadi korban musibah tersebut.
Penyerahan bantuan itu berlangsung di lokasi kejadian dengan didampingi Kepala BPBD HSU Syamrani, Kepala Dinsos HSU Suria Supi, serta sejumlah pejabat instansi terkait lainnya.
Pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar para korban tetap terpenuhi di tengah masa pemulihan pascakebakaran. Selain paket sembako, santunan uang tunai tersebut diharapkan meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal.
"Atas nama Bupati Sahrujani, kami menyampaikan permohonan maaf karena beliau belum bisa hadir secara langsung," ujar Hero dalam keterangan resminya di lokasi kejadian.
Hero menegaskan bahwa negara wajib hadir di tengah masyarakat yang sedang dilanda kesusahan, dan respons tersebut tidak boleh berlarut-larut. Menurutnya, cepatnya penanganan awal akan sangat berpengaruh terhadap proses pemulihan kondisi para korban.
"Pemerintah daerah akan terus berusaha hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Hero.
Peristiwa kebakaran yang menghanguskan lima unit rumah kayu tersebut menjadi perhatian serius jajaran pemerintah kabupaten. Langkah tanggap darurat yang dijalankan kali ini merupakan bagian dari komitmen agar warga yang tertimpa bencana tidak merasa berjuang sendiri.