BATULICIN — Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu tidak sekadar menjadi ajang seremonial keagamaan, melainkan dijadikan pengingat bagi para ibu untuk memperkuat peran sebagai sekolah pertama anak. Ketua TP PKK setempat Andi Irmayani Rudi Latif menyebut tantangan membesarkan anak saat ini jauh berbeda dengan masa generasi sebelumnya.
Perayaan kali ini mengangkat tema "Meneladani Etos Kerja dan Kejujuran Nabi Muhammad untuk Memperkuat Peran Ibu sebagai Teladan Utama Pendidikan Anak di Era Digital". Menurut Andi, tema tersebut relevan dengan kondisi kekinian, ketika informasi dan akses dunia maya sudah berada dalam genggaman anak-anak.
Andi Irmayani menjelaskan, perkembangan teknologi membuat anak tumbuh dalam lingkungan yang serba cepat. Informasi mengalir tanpa jeda melalui perangkat digital yang mereka gunakan sehari-hari.
"Kita hidup di zaman yang serba cepat. Anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang sangat berbeda dengan masa kecil kita dahulu. Sekarang informasi datang hanya melalui genggaman tangan," ujarnya.
Kondisi ini, lanjut dia, membuat tanggung jawab orang tua tidak hanya berhenti pada memastikan kecerdasan akademik anak. Pembentukan karakter yang kuat justru menjadi pekerjaan rumah yang tidak kalah besar, karena menjadi fondasi anak menyaring berbagai pengaruh dari luar.
Ketika membangun fondasi tersebut, Andi Irmayani menegaskan bahwa tidak ada figur yang lebih layak dijadikan contoh selain Nabi Muhammad SAW. Kepribadian Rasulullah dinilai sebagai panduan paling sempurna dalam menanamkan kejujuran, etos kerja, dan tanggung jawab kepada anak.
"Berbicara tentang karakter, tidak ada teladan yang lebih sempurna selain Rasulullah Muhammad SAW," katanya di hadapan para kader PKK dan pengurus Dekranasda yang hadir dalam acara tersebut.
Andi berharap nilai-nilai kenabian tidak berhenti menjadi wacana, melainkan terinternalisasi dalam sikap sehari-hari orang tua di rumah. "Semoga kita semua mampu meneladani kepribadian Rasulullah SAW, bukan hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam sikap dan tindakan sehari-hari," harapnya.