MARTAPURA — Empat kecamatan pulang membawa gelar juara dari Festival Pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) serta Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) tingkat Kabupaten Banjar tahun 2026 yang digelar di aula Dinas Pendidikan pada Selasa (1/9/2026). Sambung Makmur memuncaki kategori B2SA dengan skor 169,2, disusul Sungai Pinang (160,4) di posisi kedua dan Aranio (153,8) di posisi ketiga.
Kegiatan yang diikuti kader dari 20 kecamatan ini bukan sekadar adu tampilan masakan. DKPP Banjar menjadikannya momentum mendorong warga mengolah bahan pangan lokal menjadi hidangan yang lebih bernilai jual dan tetap bergizi.
Untuk kategori B2SA, gelar Harapan I diraih Karang Intan (151,2), Harapan II Beruntung Baru (145,8), dan Harapan III Mataraman (144,8). Adapun Juara Favorit jatuh ke Kertak Hanyar dengan torehan 139,6 poin.
Pada LMSI yang mempertandingkan tiga kategori—balita, keluarga, dan kudapan—persaingan berjalan ketat. Martapura Timur tampil perkasa dengan menjuarai dua kategori sekaligus.
Penilaian juri tidak berhenti pada cita rasa. Kepala DKPP Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani, menegaskan kompetisi ini dirancang untuk memacu daya cipta masyarakat dalam memaksimalkan bahan pangan yang tersedia di desa masing-masing.
"Yang pasti kita mengangkat potensi lokal, terutama bahan-bahan yang tersedia di desa atau kecamatan masing-masing. Itu yang mereka tampilkan dan kreasikan," ujarnya.
Khusus ajang LMSI, Sipliansyah berharap aneka olahan berbasis ikan mampu menumbuhkan minat konsumsi ikan sejak usia dini. Sebab, banyak anak yang belum terbiasa menyantap ikan dalam bentuk utuh.
"Supaya anak-anak suka makan ikan. Jadi mereka bukan hanya makan ikan utuh, tetapi juga ada olahan dari ikan. Ini kreasi dan diversifikasi olahan dari mereka yang kita nilai," jelas Sipliansyah.
Salah satu juri LMSI yang juga Head Chef Grand Tan Hotel, Wahyu Nugroho, mengungkapkan bahwa para peserta menampilkan teknik pengolahan bahan lokal yang beragam. Tim juri pun memberikan