TANAH BUMBU — Rute lomba menempuh jarak dari halaman depan Masjid Agung Al-Falah Tanah Bumbu menuju kawasan depan Bandara Bersujud, lalu kembali ke titik awal. Ajang ini diikuti 12 regu tingkat SD, 12 regu tingkat SMP, dan 12 regu tingkat SMA yang tersebar di seluruh kecamatan.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendorong semangat kebersamaan dan sportivitas pelajar melalui rangkaian perlombaan ini. Kegiatan tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua yang digelar untuk mengisi momentum kemerdekaan.
SMA Negeri 1 Simpang Empat keluar sebagai juara lomba gerak jalan tingkat SMA. Hasil ini menjadi pencapaian tersendiri setelah pada penyelenggaraan tahun sebelumnya mereka menempati posisi kedua.
Pelatih tim SMA Negeri 1 Simpang Empat, Atma, mengatakan persiapan khusus dilakukan sekitar 15 hari menjelang perlombaan. Latihan dasar gerakan sendiri telah menjadi kegiatan rutin setiap minggu.
"Persiapan khusus kami fokus ke penguatan fisik dan power, karena jalannya lumayan jauh dan panas. Kalau untuk basic gerakan dan lainnya sudah dilatih setiap minggu," ujar Atma.
Pengalaman tahun sebelumnya menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk tampil lebih baik. "Tahun kemarin kami juara dua, jadi ini seperti ajang balas dendam. Makanya persiapannya agak keras," katanya.
Rangkaian perlombaan tidak hanya menghadirkan gerak jalan. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama Dinas Pendidikan, IESPA, KORMI, dan Federasi Futsal Indonesia turut menyelenggarakan sejumlah perlombaan lain.
Cabang yang dipertandingkan meliputi cerdas cermat, balogo, gangsing, futsal, Free Fire, hingga eFootball. Beragam cabang tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan melalui kegiatan yang berbeda, mulai dari ketangkasan dan pengetahuan hingga olahraga dan permainan digital.
Bagi para peserta, hasil perlombaan menjadi pengalaman yang sebanding dengan proses latihan yang mereka jalani. Mahira, siswi kelas 11 SMA Negeri 1 Simpang Empat, mengaku bangga dengan usaha yang timnya lakukan sejauh ini.
"Senang banget bisa juara, karena latihannya lumayan berat. Jadi seperti terbayarkan hasil latihan fisik selama ini. Puas banget," ujar Mahira.
Pelaksanaan rangkaian lomba hingga 23 Agustus tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk mengisi momentum kemerdekaan melalui kegiatan positif. Ajang ini sekaligus mempererat kebersamaan antarsekolah dan menumbuhkan semangat berkompetisi secara sportif.