KALIMANTAN SELATAN — GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mencatatkan angka yang sulit diabaikan industri. Selama penyelenggaraan 11 hari di ICE BSD City hingga Minggu (9/8), total pengunjung mencapai 496.378 orang. Rata-rata dari mereka menghabiskan waktu sekitar lima jam di area pameran—bukan angka yang biasa untuk sekadar melihat-lihat mobil baru.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menyebut peningkatan durasi kunjungan sebagai catatan menarik tahun ini. Penyebabnya jelas: ada 37 kendaraan baru yang diperkenalkan dan 65 merek otomotif dunia yang hadir, terdiri dari 43 merek kendaraan penumpang, tujuh merek niaga, 13 merek sepeda motor, serta lima perusahaan karoseri.
Data yang paling berbicara tentang perubahan perilaku konsumen justru datang dari area test drive. Sepanjang pameran, tercatat lebih dari 26.000 trip test drive, naik sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Artinya, pengunjung tidak lagi puas dengan desain atau daftar spesifikasi di atas kertas. Mereka ingin merasakan langsung performa mesin, kenyamanan suspensi, dan cara kerja fitur keselamatan sebelum memutuskan transaksi. Ini sinyal sehat bagi industri—keputusan pembelian jadi lebih rasional, meski prosesnya lebih panjang.
Komposisi pameran tahun ini memperlihatkan peta persaingan yang semakin ramai. Mobil listrik, hybrid, plug-in hybrid, SUV, hingga MPV konvensional dipamerkan bersamaan dengan teknologi konektivitas terbaru. Pilihan yang banyak ini justru membuat calon pembeli perlu lebih jeli membandingkan satu model dengan model lain.
Kehadiran lebih dari 150 merek industri pendukung juga menegaskan bahwa ekosistem otomotif Indonesia tidak hanya soal kendaraannya, tapi juga infrastruktur dan layanan pendukungnya.
Berakhirnya pameran di BSD City bukan akhir rangkaian. GAIKINDO akan membawa GIIAS The Series 2026 ke Surabaya (26–30 Agustus), Bandung (9–13 September), Semarang (30 September–4 Oktober), dan Makassar (28 Oktober–1 November).
Ada satu tambahan menarik: GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung di The Meru Sanur pada 27–31 Januari 2027. Ini menandakan ekspansi pameran ke kota-kota dengan basis konsumen yang berbeda, sekaligus uji apakah antusiasme serupa akan terulang di luar Pulau Jawa.
Angka pengunjung dan test drive yang tinggi tidak otomatis berarti penjualan langsung melonjak. Pola yang sering terjadi di pameran otomotif Indonesia: pengunjung datang untuk riset, lalu membeli beberapa minggu atau bulan kemudian di diler. Jadi, 496 ribu pengunjung adalah potensi pasar yang besar, tapi konversi ke angka penjualan riil baru akan terlihat pada data wholesales beberapa bulan ke depan.
Bagi konsumen yang serius membeli, GIIAS tetap menjadi ajang paling efisien untuk membandingkan puluhan model dalam satu lokasi. Hanya saja, jangan terbawa euforia panggung pameran—lakukan test drive ulang di diler dengan kondisi jalan yang biasa Anda lewati sehari-hari.