BANJARMASIN — Gangguan pasokan listrik akan kembali melanda sejumlah titik di Kalimantan Selatan, Kamis (6/6/2026). Berdasarkan jadwal resmi yang beredar, pemadaman bergilir dilakukan untuk keperluan pemeliharaan jaringan dan peningkatan keandalan sistem kelistrikan.
Wilayah terdampak tersebar di beberapa kabupaten/kota. Masyarakat diimbau menyiapkan cadangan daya dan mengatur penggunaan peralatan elektronik selama periode pemadaman berlangsung.
Kawasan Barabai, ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Tengah, tercatat mengalami pemadaman paling lama. Listrik dipadamkan selama 4 hingga 6 jam dalam setiap sesi pemeliharaan.
Durasi ini jauh lebih panjang dibandingkan wilayah lain yang umumnya hanya padam 1-3 jam. Warga yang memiliki usaha atau bergantung pada pasokan listrik untuk aktivitas sehari-hari perlu mengantisipasi jadwal ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya ada lima wilayah yang masuk dalam jadwal pemadaman. Berikut rinciannya:
Pemadaman ini bukan tanpa alasan. PLN melakukan pekerjaan pemeliharaan preventif untuk memastikan infrastruktur kelistrikan beroperasi optimal, terutama menghadapi beban puncak.
Kegiatan ini mencakup pemeriksaan gardu induk, pemangkasan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan, hingga penggantian komponen yang sudah aus. Langkah ini diambil untuk mencegah gangguan listrik yang lebih luas dan berkepanjangan di kemudian hari.
Masyarakat yang wilayahnya masuk jadwal pemadaman diminta untuk mematikan peralatan elektronik yang sensitif saat listrik padam. Hal ini untuk menghindari kerusakan perangkat saat aliran listrik kembali menyala.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal pemadaman di lokasi masing-masing, warga dapat menghubungi layanan pelanggan PLN atau mengakses aplikasi resmi PLN Mobile. Pihak PLN juga membuka kanal pengaduan melalui media sosial resmi di setiap unit layanan daerah.