5 Pantai Tersembunyi di Kalimantan Selatan yang Masih Sepi Pengunjung

Penulis: Toni Haryadi  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:50:01 WIB
Pantai Batakan di Kurau, Tanah Laut, menawarkan pasir putih kecokelatan dengan gradasi air hijau kebiruan yang tenang di pagi hari.

Bicara soal pantai di Kalimantan Selatan, kebanyakan orang langsung tertuju pada Pantai Takisung atau Pagatan. Padahal, di pesisir selatan yang membentang dari Kabupaten Tanah Laut hingga Kotabaru, ada puluhan titik pantai lain yang tidak kalah menarik. Masalahnya, banyak yang belum terdokumentasi dengan baik di peta digital atau media sosial, sehingga hanya diketahui oleh warga sekitar dan nelayan setempat.

Artikel ini merangkum lima di antaranya berdasarkan pengalaman dan penelusuran lapangan. Tentu, kondisi alam bisa berubah sewaktu-waktu—terutama setelah musim hujan atau pasang besar—jadi tetap utamakan keselamatan dan cek prakiraan cuaca sebelum berangkat.

1. Pantai Batakan — Pasir Putih di Pintu Masuk Kota Tabanio

Pantai Batakan terletak di Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, sekitar 60 kilometer dari Banjarbaru. Aksesnya relatif mudah karena berada di jalur utama menuju kawasan Tabanio, tapi tikungan masuk ke pantai masih berupa jalan tanah yang cukup halus saat musim kemarau.

Keunggulan utama Batakan adalah pasirnya yang putih kecokelatan dengan gradasi air hijau kebiruan. Ombaknya relatif tenang di pagi hari, cocok untuk berenang dangkal. Waktu terbaik berkunjung adalah pukul 06.00–09.00 WITA, sebelum matahari terlalu terik dan pasang mulai naik.

2. Pantai Segeger — Formasi Batu Karang Unik di Pelaihari

Berbeda dari pantai berpasir pada umumnya, Segeger menawarkan hamparan batu karang pipih yang menjorok ke laut, membentuk cekukan-cekukan alami berisi air jernih. Lokasinya berada di Desa Tabanio, Kecamatan Takisung, dan sering dipakai warga untuk mencari kerang saat air surut.

Pantai ini bukan untuk berenang karena banyak batu tajam, tapi sangat fotogenik saat golden hour. Kalau kamu suka memotret langit senja dengan siluet karang, Segeger adalah pilihan yang sulit dikalahkan. Jangan lupa alas kaki yang kuat karena permukaan karangnya tidak rata.

3. Pantai Kembang Kuning — Hamparan Hijau di Pesisir Kotabaru

Nama Kembang Kuning diambil dari warna pasirnya yang sedikit kekuningan, bukan karena bunga. Pantai ini berada di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, dan bisa ditempuh sekitar 30 menit berkendara dari pusat kota Kotabaru. Sepanjang jalan kamu akan melewati perkebunan kelapa yang rindang.

Yang menarik dari pantai ini adalah vegetasi bakau yang tumbuh di sebagian bibir pantai, menciptakan ekosistem yang sehat untuk kepiting dan ikan kecil. Saat air surut, anak-anak lokal biasanya bermain mencari kepiting bakau. Ini tempat yang pas untuk piknik keluarga karena ada banyak pohon pelindung alami.

4. Pantai Biawak — Sepi, Tenang, dan Airnya Jernih

Pantai Biawak terletak di Desa Biawak, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kotabaru. Namanya diambil dari banyaknya biawak yang dulu berkeliaran di sekitar pantai, meski kini jarang terlihat. Akses ke sini membutuhkan kendaraan roda dua atau empat dengan ground clearance tinggi karena jalannya berbatu.

Air di pantai ini sangat jernih, bahkan di kedalaman satu meter kamu masih bisa melihat dasar pasirnya. Sayangnya, fasilitas sangat minim—tidak ada warung tetap atau toilet umum. Bawa bekal makanan dan air minum sendiri, serta jangan tinggalkan sampah di lokasi.

5. Pantai Tanah Kuning — Alternatif Tenang di Dekat Bandara Syamsudin Noor

Pantai Tanah Kuning berada di Desa Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, sekitar 40 menit dari Bandara Syamsudin Noor. Meski tidak sepopuler Pantai Swarangan di sebelahnya, Tanah Kuning menawarkan suasana yang jauh lebih privat. Hamparan pasirnya cukup luas dan landai, aman untuk anak-anak bermain air di tepian.

Waktu terbaik berkunjung adalah hari kerja, karena akhir pekan mulai ramai oleh warga Banjarbaru yang mencari alternatif pantai yang lebih dekat. Jika beruntung, kamu bisa melihat nelayan tradisional pulang melaut sekitar pukul 10.00 pagi dan membeli ikan segar langsung dari perahunya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah pantai-pantai ini aman untuk berenang?
Tidak semua. Pantai Batakan dan Tanah Kuning relatif aman saat ombak tenang, tapi Segeger berbahaya karena batu karang. Selalu perhatikan rambu larangan dan tanyakan kondisi terkini pada warga setempat sebelum masuk ke air.

Kapan waktu terbaik mengunjungi pantai di Kalimantan Selatan?
Musim kemarau antara Mei hingga September adalah waktu paling ideal. Hindari periode November hingga Maret karena gelombang tinggi dan hujan deras sering terjadi di pesisir selatan Kalsel.

Apakah ada penginapan di dekat pantai-pantai tersebut?
Untuk Batakan dan Tanah Kuning, kamu bisa menginap di Pelaihari atau Banjarbaru dengan banyak pilihan hotel. Untuk pantai di Kotabaru, tersedia losmen sederhana di pusat kota, tapi fasilitasnya terbatas.

Bagaimana akses transportasi umum ke lokasi?
Akses transportasi umum sangat terbatas. Sebagian besar pengunjung menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa mobil di Banjarbaru. Untuk pantai di Kotabaru, kamu harus menyeberang dengan kapal ferry dari Batulicin.

Apakah pantai-pantai ini cocok untuk camping?
Batakan dan Tanah Kuning memungkinkan untuk camping, tapi pastikan kamu membawa peralatan lengkap karena tidak ada penyewaan tenda di lokasi. Jangan camping di Segeger karena permukaan karang tidak rata dan rawan pasang.

Kelima pantai ini membuktikan bahwa Kalimantan Selatan menyimpan banyak destinasi pesisir yang belum terjamah pembangunan massal. Namun, keterpencilannya juga berarti tanggung jawab menjaga kebersihan ada sepenuhnya di tangan pengunjung. Bawa pulang sampahmu, hormati wilayah warga, dan nikmati ketenangan yang sulit ditemukan di pantai-pantai komersial.

Reporter: Toni Haryadi
Back to top