TRC BPBD Kalsel Padamkan Tiga Titik Karhutla di Banjarbaru, Satu Hektare Lahan Semi Gambut Terbakar

Penulis: Toni Haryadi  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:32:50 WIB
Tim TRC BPBD Kalsel memadamkan tiga titik kebakaran lahan di Banjarbaru pada Jumat, 10 Juli 2026.

BANJARBARU — Tiga titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Kota Banjarbaru pada Jumat (10/7/2026), dengan total area terdampak mencapai lebih dari delapan hektare. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Kalimantan Selatan bersama unsur gabungan bergerak menangani seluruh lokasi sejak siang hingga sore hari.

Lahan Mineral hingga Semi Gambut Terbakar

Koordinator TRC Pengendalian Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Sahri, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi di dua kecamatan dengan karakteristik lahan yang berbeda. “Mulai dari lahan mineral hingga semi gambut,” ujarnya.

Peristiwa pertama dilaporkan pukul 13.44 Wita di Jalan Jambu, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka. Api membakar lahan mineral bervegetasi semak belukar seluas sekitar 0,5 hektare. Tim gabungan berhasil memadamkan 0,3 hektare area terdampak dengan mengerahkan satu unit mobil tangki dan empat personel.

Lahan Semi Gambut di Landasan Ulin Hangus Dua Hektare

Kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 14.14 Wita di Jalan Peramuan Ujung, Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Landasan Ulin. Lahan semi gambut seluas kurang lebih dua hektare yang ditumbuhi semak belukar, purun tikus, dan galam menjadi sasaran api. Sekitar satu hektare berhasil dipadamkan dengan dukungan lima personel dan satu kendaraan operasional.

Sahri menyebutkan, proses pemadaman di lokasi ini melibatkan Tagana Provinsi Kalimantan Selatan, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Bencana, serta relawan pemadam kebakaran swasta. “Berkat kerja sama, api dapat segera dikendalikan,” katanya.

Lima Setengah Hektare Lahan di Cempaka Jadi Titik Terluas

Kebakaran ketiga dilaporkan sekitar pukul 15.30 Wita di Jalan Banua Praja Utara, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka. Ini menjadi titik terluas, dengan api menghanguskan sekitar 5,5 hektare lahan mineral yang dipenuhi semak belukar. Tim gabungan berhasil memadamkan sekitar 2,5 hektare area terdampak.

Untuk operasi ini, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan menurunkan satu unit mobil tangki, satu unit sepeda motor KLX, satu unit mobil Hilux, serta 10 personel. Penanganan turut dibantu BPBD Kota Banjarbaru dan Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan.

Cuaca Panas dan Kering Diduga Jadi Pemicu

Berdasarkan identifikasi sementara di lapangan, Sahri menyebut ketiga kejadian diduga dipicu kondisi cuaca yang panas dan kering. Pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut sekaligus meningkatkan patroli sebagai langkah antisipasi.

Sahri mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan selama musim kemarau. “Percikan api sekecil apa pun dapat dengan cepat memicu kebakaran yang lebih besar,” tegasnya.

“Alhamdulillah seluruh titik yang kami tangani hari ini sudah padam dan dalam kondisi aman terkendali,” pungkas Sahri.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: banjarbaruklik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top