Hyundai Siapkan Empat Mobil Baru di GIIAS 2026, SUV Listrik Inster Jadi Kandidat Terkuat

Penulis: Vicky Prasetya  •  Senin, 06 Juli 2026 | 14:43:01 WIB
Hyundai memamerkan 14 kendaraan terbaru di GIIAS 2026, termasuk empat model baru dari berbagai segmen.

KALIMANTAN SELATAN — COO HMID Fransiscus Soerjopranoto mengungkapkan Hyundai akan memajang total 14 kendaraan di booth GIIAS 2026. Empat model baru tersebut mencakup empat segmen berbeda: SUV EV, MPV EV, MPV hybrid, dan satu prototipe EV 7-seater terbaru. Pernyataan ini disampaikan Frans dalam pertemuan dengan media di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

"Ada di kelas SUV EV, MPV EV, MPV Hybrid, serta EV prototipe 7-seater terbaru dari Hyundai," ujar Frans.

Meski identitas SUV listrik yang dimaksud belum diumumkan secara resmi, Hyundai Inster menjadi nama yang paling santer disebut. Dugaan ini bukan tanpa dasar. Hyundai Motor Company telah mendaftarkan merek dagang "Inster" ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM sejak 24 Januari 2024, dan diumumkan pada 7 Februari 2024. Nama tersebut tercatat dalam kelas 12 yang mencakup kategori kendaraan elektrik.

Dimensi Ringkas, Baterai 49 kWh, dan Jarak Tempuh 315 Km

Di pasar global, Hyundai Inster diposisikan sebagai mobil listrik kompak di bawah Kona Electric. Di Korea Selatan, mobil ini dikenal dengan nama Casper Electric. Dimensinya cukup mungil: panjang 3.825 mm, lebar 1.610 mm, tinggi 1.605 mm, dengan wheelbase 2.580 mm — cocok untuk mobilitas perkotaan yang padat.

Soal performa, Inster dibekali motor listrik bertenaga 84,5 kW yang dipadukan baterai berkapasitas 49 kWh. Hyundai mengklaim jarak tempuh mobil ini mencapai 315 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Angka tersebut cukup kompetitif untuk ukuran city car listrik.

Paket Hyundai SmartSense: BVM, SVM, hingga BCA

Dari sisi fitur keselamatan, Hyundai menyematkan paket Hyundai SmartSense. Beberapa di antaranya adalah Blind Spot View Monitor (BVM), Surround View Monitor (SVM), dan Blind Spot Collision Avoidance Assist (BCA). Fitur-fitur ini biasanya hanya ditemukan pada mobil listrik Hyundai yang lebih mahal.

Sebelumnya, salah satu tenaga penjual Hyundai sempat mengungkapkan bahwa perusahaan tengah menyiapkan peluncuran Inster untuk pasar Indonesia. Jika benar diperkenalkan di GIIAS 2026, kehadiran Inster akan melengkapi lini kendaraan listrik Hyundai dan memberikan alternatif bagi konsumen yang menginginkan EV dengan dimensi lebih ringkas serta harga lebih terjangkau dibanding Kona Electric.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: otomotif.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top