BANJARBARU — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, HM Syarifuddin, mewakili Gubernur H. Muhidin, secara langsung menerima kedatangan rombongan Komisi IV DPR RI di VIP Room Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Jumat (7/3) pagi. Penyambutan ini juga dihadiri sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemprov Kalsel sebagai bentuk dukungan terhadap agenda kerja dewan di Bumi Lambung Mangkurat.
Rombongan yang tiba sekitar pukul 09.45 WITA itu dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto. Turut mendampingi sang ketua, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto dan Abdul Kharis Almasyhari, serta sejumlah anggota dewan seperti Eko Wahyudi, Dadang M. Naser, Darori Wonodipuro, Dwita Ria Gunadi, Usman Husin, dan Irham Jafar Lan Putra.
Selama berada di Kalimantan Selatan, Komisi IV dijadwalkan menyambangi sejumlah titik vital. Agenda pertama adalah menghadiri peresmian simbolis gudang baru Perum Bulog di kawasan Landasan Ulin Utara. Gudang ini dibangun melalui dukungan Penyertaan Modal Negara (PMN) dan akan menjadi lokasi peninjauan ketersediaan stok beras nasional.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Bapak Gubernur H. Muhidin, kami mengucapkan selamat datang kepada Ibu Ketua beserta seluruh pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI di Bumi Lambung Mangkurat,” ujar M. Syarifuddin dalam sambutannya.
Selain meninjau infrastruktur pangan, rombongan juga dijadwalkan melakukan kunjungan ke Balai Veteriner Banjarbaru. Di lokasi tersebut, para anggota dewan akan meninjau fasilitas laboratorium sekaligus menggelar rapat koordinasi. Topik utamanya adalah antisipasi dan mitigasi dampak fenomena El Nino terhadap sektor pertanian dan peternakan di wilayah Kalsel.
Kunjungan kerja spesifik ini menegaskan komitmen DPR dalam mengawal langsung program-program strategis di daerah, terutama yang berkaitan dengan ketersediaan pangan dan kesiapan sektor riil menghadapi perubahan iklim. Pemprov Kalsel sendiri telah menyiapkan data dan kebutuhan lapangan untuk didiskusikan secara teknis dengan rombongan Komisi IV.