BANJARBARU — Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani memantau langsung kondisi jemaah calon haji (JCH) Kloter 11 di dalam kabin bus keberangkatan. Didampingi Sekretaris Daerah Adi Lesmana dan Ketua DPRD HSU Fadillah, rombongan pejabat daerah ini memeriksa satu per satu kesiapan armada usai prosesi pelepasan resmi.
Kehadiran pimpinan daerah di dalam bus bertujuan memvalidasi pelayanan prima bagi ratusan warga HSU yang bersiap menuju Makkah dan Madinah. Fokus utama peninjauan tertuju pada pengaturan posisi duduk agar jemaah merasa tenang selama perjalanan menuju bandara.
Dalam pantauan tersebut, Bupati Sahrujani secara khusus menyapa jemaah lanjut usia serta mereka yang sempat mengalami gangguan kesehatan ringan. Ia memastikan pendampingan dari tim medis berjalan maksimal agar tidak ada kendala fisik yang menghambat keberangkatan.
“Kami ingin memastikan semua jemaah, khususnya yang lanjut usia dan yang sempat mengalami gangguan kesehatan ringan, tetap bisa berangkat dengan rasa aman dan nyaman. Kehadiran kami di sini untuk memberikan dukungan moral agar mereka merasa tidak sendirian,” kata Sahrujani.
Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh jemaah prioritas mendapatkan perhatian khusus sejak dari asrama. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan pemerintah kabupaten terhadap warga yang menjalankan ibadah haji tahun ini.
Mengingat kondisi di Arab Saudi yang saat ini menghadapi cuaca ekstrem, Sahrujani menitipkan pesan agar jemaah disiplin menjaga kebugaran fisik. Kesiapan stamina menjadi kunci utama dalam menjalankan seluruh rangkaian rukun dan wajib haji yang menguras energi.
Jemaah juga diminta untuk selalu patuh pada regulasi pemerintah Arab Saudi serta mengikuti instruksi dari pembimbing haji yang bertugas. Kedisiplinan kolektif diharapkan dapat memperlancar proses ibadah hingga kembali ke tanah air.
Di sela keberangkatan, Sahrujani memohon doa kepada para jemaah agar Kabupaten HSU senantiasa diberkahi dan dijauhkan dari segala marabahaya. Ia berharap jajaran pemerintah daerah tetap istiqomah dan amanah dalam memimpin demi kesejahteraan masyarakat.
Suasana haru mengiringi pergerakan bus Kloter 11 meninggalkan Asrama Haji Banjarmasin. Lambaian tangan para pejabat daerah menjadi tanda dimulainya perjalanan spiritual suci bagi ratusan warga Hulu Sungai Utara tersebut.